Teori Ikatan Valensi (Valence Bond Theory)

Minggu, 12 Februari 2012
Apa itu teori ikatan valensi??
Menurut teori Heitler-London :
ikatan kovalen dinyatakan bahwa elektron-elektron yang digunakan bersama menempati orbital taom yang saling bertumpangsuh (overlap). Menurut Heitler-London, ikatan terjadi dengan cara tumpangsuh antar orbital atom sehingga elektron terlokalisasi. Agar diperoleh molekul yang stabil, kedua elektron harus mempunyai spin yang berlawanan dengan harga minimum pada kurva energy potensial. Sedang pada spin yang sejajar tidak terbentuk ikatan yang stabil.
Menurut teori Pauling-Slater :
Kekuatan ikatan bergantung pada derajat tumpangsuh orbital yang terlibat dalam pembentukan ikatan. Makin besar derajat tumpangsuh, maka akan semakin kuat ikatannya, sedangkan arah ikatan sesuai dengan kedudukan elektron berada.
Fungsi-fungsi gelombang dari orbital s & orbital p dapat dikombinasikan untuk membentuk orbital atom hibrida.


Bagaimana teori ikatan valensi menjelaskan tentang ikatan pada molekul (ikatan σ dan π)?
Tumpangsuh antara dua orbital –s tidak kuat karena distribusi muatan yang berbentuk bola; pada umumnya ikatan s-s relative lemah. Orbital –p dapat bertumpangsuh dengan orbital –s atau orbital –p lainnya dengan lebih efektif, karena orbita-orbital –p lebih terkonsentrasi pada arah tertentu.
Tumpangsuh antar orbital-orbital dapat menghasilkan ikatan sigma dan ikatan phi. ikatan sigma dapat terbentuk dari tumpangsuh orbital s-s, p-p, dan s-p. Elektron ikatan dalam ikatan sigma terletak di sekitar garis (khayal) yang menghubungkan inti kedua atom. Ikatan phi dihasilkan karena tumpangsuh dua orbital –p yang berdekatan dan sejajar. Kekuatan ikatan sigma lebih besar daripada ikatan phi.
orbital s-s membentuk ikatan sigma

orbital p-p sejajar membentuk ikatan phi
orbital s-p membentuk ikatan sigma
orbital p-p membentuk ikatan sigma

Hibridisasi
Merupakan proses penggabungan orbital atom dengan tingkat energy berbeda menjadi tingkat energy yang relative sama.

Teori ikatan valensi menjelaskan bentuk molekul trigonal bipiramid pada ikatan PF5. Menurut teori VSEPR, PF5 mempunyai bentuk geometri AX5, jadi senyawa tersebut membutuhkan 5 atom untuk berikatan membentuk molekul trigonal bipiramid. Karena atom P mempunyai orbital d kosong maka dapat berhibridisasi membentuk sp3d untuk berikatan membentuk molekul PF5.

·         Manfaat dari Teori Ikatan Valensi adalah :
Ø  Menjelaskan perbedaan ikatan sigma dan ikatan phi
Ø  Menjelaskan bentuk molekul suatu senyawa
Ø  Menjelaskan proses hibridisasi pada suatu atom

0 komentar:

Poskan Komentar